Bersatu Terima Tamu Puang Lompo

Empatpuluh lima tahun sudah wafatnya Syekh Muhammad Saleh Puang Turu atau lebih dikenal dengan Puang Lompo. Syekh besar ini meninggal bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 20 Rabiul Awal 1387 H.

Namun, semangat memperingati tanggal kematiannya itu, turun-temurun masih menyala di dada para pengikut Tarekat Khalwatiyah Samman.

Mayoritas warga Dusun Pattene, Desa Temmappaduae, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulsel adalah pengikut Tarekat Khalwatiyah Samman. Olehnya, sebagai penduduk asli mereka harus siap menerima konsekuensi melayani “tamu-tamu Puang Lompo” yang berkunjung setiap tahun.

Layanan itu adalah bagaimana mereka merelakan dan mengikhlaskan rumah pribadi dijadikan tempat menginap hingga berhari-hari. “Tak ada unsur paksaan di sini. Bahkan mereka tidak dikenakan tarif sewa. Kuncinya semua warga di sini ikhlas dan rela rumah mereka dijadikan tempat menginap para tamu Puang Lompo,” tutur H. Andi Sajaruddin Malik atau lebih dikenal dengan Puang Tompo, Jumat malam, 3 Februari.

Barangkali, inilah acara peringatan yang terbesar namun tidak memakai panitia. Bagi Puang Tompo, setiap tamu maupun warga adalah panitia bagi diri mereka sendiri.

Kepala Dusun Pattene, Rahim Majid yang ditemui keesokan harinya menceritakan, sejak kecil mereka telah dikenalkan oleh orang tua dengan tradisi itu meladeni tamu-tamu Puang Lompo itu. Sehingga ketika mereka besar dan menjadi tuan rumah, kedatangan tamu-tamu yang menginap di rumah seperti saudara. Pun halnya dalam soal makan, masing-masing saling melayani.

“Kalau tamu membawa bekal, mereka masak dan diperuntukkan juga buat tuan rumah. Begitu pun sebaliknya. Jadi, tamu dan tuan rumah menganggap rumah itu adalah rumah milik bersama,“ jelas Rahim.

Jika rumah sesak, tak jarang tamu terpaksa menggelar tikar di luar. Bahkan tak jarang ditemui pemandangan, ada pengikut tarekat ini yang membawa anak kecil lalu ayunannya terpaksa di gantung di batang pohon. “Itu kalau rumah sudah penuh dan mereka memilih tidur di luar,” katanya.

Nah, kalau hujan deras tiba-tiba mengguyur, terpaksa para pengikut tarekat khalwatiyah berbondong-bondong mencari perlindungan di dalam rumah. Disitulah, tampak kebersamaan itu terjaga.

Andi Gurdin, 52 tahun, salah satu warga menceritakan, setiap kepala keluarga umumnya telah menyisihkan penghasilan mereka setiap tahun untuk menjamu tamu-tamu itu. Sehingga ketika tamu berkunjung yang satu rumah bisa mencapai ratusan tamu, mereka dapat menjamu dengan maksimal.

“Tapi tamu yang bermalam juga sering bawa makanan sendiri dan masak sendiri. Pokoknya di sini tidak ada yang kelaparan karena makanan tersedia 24 jam,” tuturnya yang diangguki warga sekitar.

Selama puluhan tahun digelar, peringatan haul di Tarekat Khalwatiyah Samman, tidak pernah terjadi kerusuhan maupun chaos. “Itu karena mereka ke sini satu tujuan yaitu untuk memperingati puang Lompo yang dicintai. Kalau banyak tujuan atau kepentingan kan itu biasanya yang bikin ribut,” kata dia yang menyebut, puncak kedatangan tamu biasanya tiga hari minus hari H dan dua hari plus.

Selain memperingati meninggalnya Puang Lompo yang bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW, Dusun Pattene juga bakal dimeriahkan oleh ratusan pedagang. Dari pantauan FAJAR, ratusan lapak-lapak untuk menampung para pedagang itu hampir rampung.

Rahim Majid menyebut, tahun ini dipersiapkan sekitar 400 lapak yang menjual aneka dagangan. “Semuanya di jual di sini kecuali kursi dan televisi,” katanya dengan nada canda.

Pembangunan lapak yang terbuat dari bambu itu mencapai tahap perampungan 90 persen dan setiap penyewa dikenakan Rp300 ribu per tiga hari untuk satu lapak. (yan/ars)

Sumber : Fajar.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: